Usia Mendekati 100 Tahun, Kliyem Mesti Rawat Anak yang Alami Gangguan Jiwa

gangguan jiwa

JAKARTA – Gubuk berukuran 10 x 5 meter di tengah kebun karet wilayah Desa Jatiindah, Tanjungbintang, Lampung Selatan, menjadi saksi Kliyem merawat anak bungsunya. Di dalam bilik beralaskan tanah itu, ia merawat Ngadimun yang terkena gangguan jiwa seorang diri.

Selain sang anak, hanya ranjang dan meja makan dari papan kayu harta yang dimiliki Kliyem. Untuk penerangan Kliyem mengandalkan lampu tempel karena rumahnya tak teraliri listrik.

“Saya tinggal di sini berdua sama anak yang sakit jiwa. Dua anak saya tinggal di Kalimantan, tetapi enggak pernah kunjungi saya,” kata nenek yang usianya mendekati 100 tahun itu seperti dilansir Lampung Post (6/11)

Meskipun serba kekurangan wajah Kliyem tetap bisa tersenyum.Sehari-hari Kliyem rutin mencari kayu bakar untuk memasak. Untuk masak pun Kliyem hanya mengandalkan bahan pokok pemberian warga sekitar.

“Kadang cuma masak beras dan saya memakan sendiri,” ujar janda yang telah lama ditinggal suaminya meninggal dunia.

Advertisement