Usia Sudah Lanjut, Nenek Kida Tetap Berjuang Cari Nafkah untuk Anaknya yang Disabilitas

RIAU – Kemiskinan membuat hidup Nenek Kida (72),  warga Seberang Cengar, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau serba kekurangan.

Apalagi dalam kondisi tinggal di rumah tidak layak huni atap bocor, lantai kumuh, dia harus hidup dan merawat anaknya Reni (45), penyandang disabilitas.

Kepala Desa Seberang Cengar Kuantan Mudik, Kuantan Singingi Nopendri, menyatakan keprihatinannya atas kondisi Nenek Kida, “Kami sangat prihatin melihat kehidupannya, untungnya ada warga yang membantu,” katanya di Teluk Kuantan, Sabtu (21/4/2018).

Nenek Kida (72) sejak puluhan tahun lalu memang hidup di bawah garis kemiskinan, berbagai upaya yang Nenek Kida lakukan tetap saja tak membuahkan hasil dan dia masih saja hidup susah, setiap hari dia berusaha hanya bisa mencukupi makan sehari-hari.

Nenek Kida bekerja sebagai petani karet untuk bertahan hidup bersama anaknya selama 45 tahun menyandang disabilitas, dan dari pihak pemerintah desa sudah mengupayakan bagaimana supaya nenek Kida bersama anaknya mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah terutama seperti rumah layak huni, bantuan sandang maupun pangan.

“Pada usia senja nenek Kida dengan tubuh yang kurus dan selalu berpakaian lusuh sangat memprihatikan,” ujarnya, dikutip Antara.

Ia juga menuturkan, untuk menafkahi anaknya Reni yang merupakan penyandang disabilitas, terpaksa Kida keluar masuk hutan, kebun dan semak belukar untuk mencari sesuap nasi sebagai petani karet, itu pun hasilnya tidak mencukupi.

Namun dia selalu berusaha melindungi anaknya juga khawatir tempat masak dan tidur terganggu karena basah.

Advertisement