DD – BWI Resmikan RS Mata Pertama di Dunia Berbasis Wakaf Produktif di Serang

SERANG (KBK) – Sebagai upaya meningkatkan kesehatan masyarakat Dompet Dhuafa bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) resmikan Rumah Sakit Mata Achmad Wardi di Serang, Banten. RS tersebut merupakan buah kerja sama kedua belah pihak dalam mengembangkan wakaf produktif. Sebagai RS Mata pertama di dunia berbasis wakaf produktif, RS Mata Achmad Wardi merupakan RS tipe C yang telah menerapkan metode pengobatan modern.

Dengan dilengkapi peralatan kedokteran terkini, RS yang terletak di Jalan Raya Taktakan, Serang, Banten ini memiliki teknik operasi katarak tanpa jahit dengan layanan unggulan ‘Vitreoretina” dan “ Cataract Centre”.

Selain itu, RS Mata Achmad Wardi juga membuka Unit Gawat Darurat untuk pelayanan kesehatan umum. ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Ismail A Said mengatakan wilayah Serang, Banten dipilih sebagai lokasi pembangunan RS Mata mengingat provinsi yang berada di wilayah barat Pulau Jawa itu memiliki garis pantai yang cukup panjang sehingga masyarakatnya berpotensi menderita katarak. Terlebih belum ada RS Mata di Provinsi Banten.

“Berkat sumbangsih dari Badan Wakaf Indonesia selaku nadzir dan wakif keluarga Achmad Wardi serta donatur rumah sakit itu bisa berdiri,” ujar Ismail saat grand launching RS Mata Achmad Wardi di Serang (21/4).

Ismail menambahkan RS Mata Achmad Wardi dalam operasionalnya akan bekerjasama dengan Klinik Mata Utama (KMU). Menteri Kesehatan yang diwakili oleh Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan Drg Oscar Primadi menyambut baik atas langkah Dompet Dhuafa dan BWI atas kontribusinya terhadap pembangunan kesehatan khususnya mata bagi masyarakat Serang, Banten . Pasalnya berdasarkan data Kemenkes setiap tahun penderita buta katarak bertambah 0,1 persen dari total jumlah penduduk Indonesia. Sementara operasi katarak baru mencangkup 180 ribu pasien per tahun.

“Ini ada backlog, besarnya backlog dipicu oleh beberapa faktor salah satunya adalah akses pelayanan kesehatan yang belum memadai dan belum terpenuhinya jumlah dokter spesialis mata. Semoga RS Mata Achmad Wardi bisa menjawab tantangan kebutuhan pasien penderita gangguan mata,” papar Oscar dalam sambutannya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Drg Sigit Wardoyo mengatakan sebagai RS Mata yang berkhidmat pada umat, RS Mata Achmad Wardi dituntut agar bisa memberikan layanan yang maksimal pada pasien. Dengan hadrinya RS Mata Achmad Wardi diharapkan dapat mendongkrak indeks pembangunan kesehatan masyarakat Provinsi Banten.

“Saat ini indeks kesehatan Banten berada di urutan ke 8 dari 34 provinsi di Indonesia. Semoga RS Mata Achmad Wardi bisa meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Banten,” ujarnya.

Menurut Sigit setelah grand launching, RS Mata Achmad Wardi mesti mempersiapkan diri untuk melakukan akreditasi agar mendapat paripurna. Wakil Ketua Umum Badan Wakaf Indonesia Dr Yuli Yasin menuturkan selaku nadzir, BWI sengaja menggandeng Dompet Dhuafa untuk membangun RS karena kredibelitasnya di dunia wakaf yang tak perlu diragukan lagi. Berkat wakaf uang yang digalang Dompet Dhuafa, masyarakat Kota Serang dan Banten dapat mengobati penyakit matanya di RS Mata Achmad Wardi.

Keberadaan RS Mata ini kata Yuli juga memberikan edukasi karena wakaf tak melulu soal kuburan, masjid dan pesantren. Tetapi juga bisa dalam bentuk rumah sakit.

“Semoga BWI dan Dompet Dhuafa bisa terus membangun rumah sakit di setiap kabupaten,” paparnya.

President Ramon Magsaysay Award Carmecita Abella yang ikut meresmikan RS Mata Achmad Wardi mengatakan, sebagai lembaga filantropi besar di Indonesia Dompet Dhuafa diharapkan terus berkhidmat menebar kebaikan kepada masyarakat. Kebaikan tersebut bisa dalam bentuk pendidikan, budaya mau pun kesehatan.

Dengan berdirinya RS Mata Achmad Wardi diharapkan Dompet Dhuafa dapat menginspirasi semua pihak agar mau berbuat kebaikan.

“Zakat dan wakaf Dompet Dhuafa telah banyak menginspirasi lembaga kemanusiaan untuk terus melayan dan menebar kebaikan,” jelasnya.

Ketua Pembina Dompet Dhuafa Parni Hadi mengatakan, mata merupakan objek vital manusia. Karena dengan mata, manusia akan dapat melihat cinta dan menebar kasih sayang kepada sesama. Untuk itu dengan hadirnya RS Mata Achmad Wardi, diharapkan penyakit mata warga Serang dapat terobati.

“Ada istilah dari mata jatuh ke hati. Dari hati timbulah rasa cinta dan kasih sayang,” ungkapnya

Advertisement