WONOGIRI – Seorang Ibu dan anak yang terpisah selama 35 tahun akhirnya dapat berjumpa kembali setelah pertemuan tersebut diusahakan seorang mubaligh yang menjadi viral di media sosial.
Adalah Muzammil, seorang mubaligh yang berhasil mempertemukan dan membagikan video pertemuan Paidi dan Nenek Tukinah yang terpisah selama 35 tahun. Video tersebut menjadi viral di media sosial setelah dibagikan di akun facebooknya bernama Uskub Muzammil. Hingga berita ini diturunkan, sudah 4 juta lebih yang menonton, dan 50 ribu lebih yang membagikan kisahnya.
Kronologi pertemuan keduanya dimulai ketikan Muzammil pulang dari mengisi ceramah di beberapa kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur, dan melanjutkan perjalanan ke Bengkulu untuk membuka usaha disana.
Di Bengkulu, ia mencari pekerja untuk usahanya, da salah seorang yang akan jadi pekerjanya, adalah Paidi. Ketika ditanya asal-usulnya, Paidi menjawab dari Wonogiri
dan sudah 35 tahun berada di Bengkulu dengan melakukan pekerjaan apapun untuk ia bertahan hidup.
Ketika ditanya kapan terakhir pulang kampung, Paidi mengaku tidak pernah pulang sejak berada di Bengkulu tahun 1980, tepatnya ia berusia 16 tahun, dan selama itu juga ia tidak pernah berhubungan dengan ibunya.
Paidi berkisah ikut tetangganya untuk bekerja di Bengkulu, tapi ia terpisah dengan tetangganya tersebut. Paidi yang buta huruf tak dapat menghubungi ibu dan saudaranya sendiri hingga ia bertemu dengan Muzammil.
Setelah menghubungi teman-temannya di Wonogiri, Muzammil berhasil menadapat nomor telepon saudara Paidi, dan berhasil menyambungkan Paidi dan Tukinah lewat video call.
Hingga akhirnya mereka berdua bertemu setelah Paidi diantar pulang. Dalam video yang diunggah, nampak kisah haru keduanya selepas Paidi turun dari mobil dan berpelukan dengan Tukinah yang banjir dengan tangisan kebahagiaan, karena dapat memeluk anaknya lagi yang sudah 35 tahun tidak bertemu.





