JAKARTA – Baru-baru ini perundungan atau bullying kembali terjadi di perguruan tinggi. Dilansir dari @thenewbikingregetan aksi bully tersebut terjadi di Universitas Gunadarma, Jakarta dengan korban mahasiswa berkebutuhan khusus.
Dalam video berdurasi singkat tersebut terlihat sekelompok mahasiswa tengah menarik tas korban yang diketahui bernama Muhammad Farhan. Farhan juga dikepung oleh mahasiswa lain, bukannya menolong para mahasiswa justru mentertawakan dan sibuk merekam peristiwa tersebut.
Farhan tampak berusaha terus berjalan hingga pada akhirnya Farhan melempar tong sampah kepada mahasisa yang mem-bully-nya.Akun instagram ini juga mendapat laporan bahwa bullying terhadap Farhan sudah sering dilakukan oleh teman-teman kampusnya.
Terkadang, motor Farhan diduduki oleh tiga orang yang berniat menjahili dirinya. Akun instagram @thenewbikingregetan pun mengunggah ungkapan dari pihak keluarga Farhan.
“Terima kasih atas dukungan dan perhatian dari teman-teman yang men-support adik saya. IG Farhan akan kami gembok untuk sementara waktu. Hati orang tua saya hancur melihat video tadi. Mama saya masih menangis karena hal ini dan melihat banyak komentar yang mendukung adik saya,” tulis sang kakak yang tidak diketahui namanya.
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa pun angkat bicara menyoal viralnya video pem-bully-an Farhan. Mensos meminta pihak kampus memberi sanksi kepada para pelaku bully terhadap mahasiswa berkebutuhan khusus.
Undang-undang penyandang disabilitas menurut mensos menjunjung tinggi hak-hak penyandang disabilitas salah satunya pendidikan.
“Saya merekomendasikan supaya kampus memberi sanksi pada pelaku dan memberikan keberpihakan secara resmi kepada korban bullying,” ucap Mensos.
Berikut video bully dengan korban Farhan diambil dari akun @thenewbikingregetan :





