JAKARTA- Rantai kehidupan mengantarkan sesama manusia menjadikan mahkluk sosial yang senantiasa saling bekerja sama dan tolong menolong. Islam mengajarkan kepada umatnya untuk menjadi umat yang saling berbagi dan mengasihi sesama dalam kebaikan.
Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Memberi merupakan sifat terpuji, mulia, dan sangat dicintai Allah.
Kegiatan wakaf dan sedekah harus dapat terimplementasi dalam kehidupan kita karena begitu besar manfaatnya untuk sesama. Kelak, pahala yang tak terkira akan menghampiri bagi yang melakukannya.
Membantu dan menolong orang yang tidak mampu berarti akan memudahkan urusan mereka. Allah selalu memudahkan urusan orang lain jika hamba tersebut memudahkan urusan orang disekitarnya.
Yuk, lebih dekat dengan wakaf dan sedekah dengan mengetahui persamaan, perbedaan, keutamaan, dan sejuta manfaatnya.
Persamaan Wakaf dan Sedekah
Persamaan dari wakaf dan zedekah yaitu sama-sama memberi. Memberi kebaikan untuk orang yang sedang membutuhkan, menolong orang yang tidak mampu, sehingga memudahkan urusan mereka.
Dengan memberi kelak akan menambah tabungan di akhirat dan kebaikan di dunia.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
وَأَنْفِقُوا مِنْ مَا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِنَ الصَّالِحِينَ
Artinya: “Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?’.” (QS Al-Munafikun:10)
Perbedaan Wakaf dan Sedekah
Arti secara rinci antara wakaf dan sedekah berbeda. Wakaf adalah sejenis ibadah maliyah yang speksifik. Berasal dari kata wa-qa-fa (وقف) yang artinya tetap. Artinya, seseorang menyerahkan harta yang tetap dan ada wujudnya. Namun, selalu memberikan manfaat dari waktu ke waktu tanpa kehilangan benda aslinya.
Sedangankan pengertian sedekah yaitu saat seseorang memberikan hartanya, maka harta tersebut langsung habis manfaatnya saat itu juga.
Sebagai contoh, seseorang bersedekah memberikan 30 anak yatim makanan berbuka puasa. Saat makanan sudah dilahap dan habis, maka orang tersebut dapat pahala. Tetapi tidak ada pahala lainnya setelah itu, sebab pokok sedekah itu sudah selesai dan berhenti manfaatnya.
Sementara dalam wakaf, harta yang disedekahkan tetap menghasilkan pemasukan atau penghasilan yang bersifat terus menerus dan rutin.
Contohnya seseorang mewakafkan ladang perkebunan tomat untuk fakir miskin. Ladang perkebunan tersebut dipelihara oleh orang yang ahli dalam pekerjaannya.
Yang diambil manfaatnya adalah hasil panen dari tomat tersebut. Tomat tersebut misalnya boleh dibagikan kepada fakir miskin, atau dijual yang hasilnya untuk kaum fakir miskin.
Jika dilihat dari segi manfaat yang diberikan secara mendalam, wakaf memiliki keutamaan amalan lebih baik dari sedekah. Karena, pahalanya terus menerus mengalir, manfaat yang diberikan pun berkelanjutan.
Dalam hadis riwayat Bukhari Muslim, Rasulullah SAW bersabda:
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang saleh.” (HR Muslim no. 1631)
Manfaat Wakaf dan Sedekah
Allah SWT senantiasa memberkahi dan mencintai hambaNya yang rajin memberi kebaikan untuk sesama. Berikut ini berbagai manfaat wakaf dan sedekah yang luar biasa.
Manfaat Wakaf
- Memudahkan Urusan Orang Lain
Manfaat wakaf yakni memudahkan urusan orang lain. Contohnya berupa manfaat tanah yang diberikan untuk orang yang kesulitan sehingga memiliki tempat tinggal.
- Menumbuhkan Jiwa Sosial
Wakaf dapat menjadi salah satu sarana untuk melatih jiwa sosial. Seseorang yang memiliki harta benda lebih banyak dapat memberikan kepada yang kaum yang tidak mampu atau kesulitan.
- Menguatkan Tali Persaudaraan
Dalam hubungan masyarakat antara orang yang kaya dan miskin biasanya mengalami kesenjangan karena perbedaan derajat yang masih dipandang oleh masyarakat. Ketika orang kaya memberikan wakaf untuk digunakan secara umum, maka orang yang kekurangan juga dapat merasakannya. Hal tersebut dapat membuat hubungan masyarakat lebih harmonis.
- Mencegah Keretakan dalam Masyarakat
Berbagai masalah kesenjangan sosial terkadang membuat beberapa masyarakat merasa iri hati atau ingin memiliki harta yang sama. Hal tersebut tentu tidak bisa didapatkan karena Allah telah memberikan rezeki dengan ukuran dan takaran yang berbeda.
Wakaf menjadikan hubungan antara kaya dan miskin berjalan seimbang sehingga jauh dari keretakan.
- Bekal Tabungan untuk Akhirat yang Kekal
Manfaat wakaf dapat menjadi bekal untuk mendapatkan kehidupan akhirat yang lebih baik, karena pahala kebaikannya senantiasa terus mengalir tanpa putus.
Manfaat Sedekah
- Melancarkan Seseorang Masuk Surga
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an
“Dan bersegeralah kamu pada ampunan dari Tuhanmu dan pada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang diediakan untuk orang-orang yang bertakwa. Yaitu orang-orang yang menafkahkan harta mereka baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang menahan amarah mereka dan memaafkan kesalahan orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (Ali Imran 3: 133-134)
- Memberi Perlindungan Manusia dari Terik Matahari di Padang Mahsyar
Nabi Rasulullah SAW Bersabda:
“Ada tujuh kelompok yang akan dilindungi Allah, di hari yang tidak ada tempat berteduh kecuali dalam naungannya-Nya… (salah satunya) seseorang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi, sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannnya…” (Sahih Bukhari, 1/629, Muslim, 2/1031)
- Melembutkan Hati yang Keras, sebagai Obat Hati
Dari Abu Hurairah bahwa akan ada seseorang yang datang kepada Rasulullah SAW mengeluhkan hatinya yang keras. Beliau bersabda:
“Jika engkau ingin melembutkan hati engkau, maka berilah makan kepada orang miskin, dan usaplah (dengan lemah-lembut dan kasih sayang) kepada anak yatim.” (Ahmad, 2/7566)
- Menghapus Dosa dan Terjaga dari Api Neraka
Rasulullah SAW bersabda:
“Jauhilah api neraka, meskipun hanya dengan sebutir kurma.” (Sahih Bukhari, 2/1351 ‘ Muslim, 2/1016)
“Sedekah menghapus dosa, seperti air memadamkan api.” (Tirmidzi, 2/4210)
- Memberkahi dan Menyucikan Jiwa
Dengan bersedekah, Allah senantiasa akan memberkahinya dan diberikan ketenangan dalam jiwa. Perasaan tenang dan senang akan menghampiri jika melihat seseorang yang dibantu keluar dari masa kesulitannya.
Dalam menapaki dunia, iringilah dengan saling memberi dan mengasihi untuk kebaikan. Manfaatkanlah di saat jejak dapat melangkah, jantung masih berdetak, dan adanya semilir napas untuk berbuat kebaikan mengejar rida Allah SWT. (zakat.or.id)





