Walikota Risma Perketat Ruang Gerak Anak di Surabaya

Walikota Surabaya Tri Risma Harini/ist

SURABAYA – Kejadian demi kejadian kekerasan seksual pada anak, membuat Walikota Surabaya Tri Risma Harini agak geram. Ia berjanji akan memperketat ruang gerak bagi anak.

Risma mengatakan, tindakan pengawasan terhadap anak, bukan hanya dilakukan oleh orang tua saja, namun juga oleh lingkungan dan lembaga pendidikan tempat anak berada.

“Surabaya dinilai kembali kecolongan atas terjadinya kasus pencabulan anak. Predikat Surabaya sebagai kota layak anak, tercoreng dengan kembali mencuatnya kasus pencabulan anak dibawah umur,” ungkapnya.

Saat di jumpai setelah menemui para pelaku pencabulan, yang di tahan di Unit PPA Polrestabes Surabaya, Walikota Surabaya Tri Risma Harini, mengatakan bahwa dirinya sangat terkejut dengan adanya peristiwa ini, dirinya juga mengatakan sangat prihatin terhadap anak-anak yang masih berada dibawah umur, namun sudah berani melakukan tindakan pencabulan.

“Selalu saya sampaikan kepada orang tua, kejadian seperti ini tidak terjadi pada orang dewasa saja. Bahkan anak masih SD pun sudah melakukan ini. Saya ingin hal ini tidak terjadi lagi,” ujar Risma seperti dikutip KBK dari SurabayaNews.

Advertisement