Walkot Bogor Prihatin Ada Puluhan Klaster Keluarga yang Berpotensi Perbesar Penularan Corona

Ilustrasi Bima Arya sidak di Pasar Anyar Bogor/ Instagram

BOGOR – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan saat ini ada 34 keluarga yang menjadi klaster COVID-19 dengan jumlah terkonfirmasi positif adalah 139 orang.

“Sebanyak 34 keluarga itu berpotensi menularkan COVID-19 di lingkungannya. Apalagi, dalam kultur masyarakat kita, antartetangga saling bersilaturrahmi dan mengunjungi, sehingga terjadi kontak erat,” kata Bima Arya di Bogor, Kamis.

Menurut Bima Arya, dari 34 keluarga yang menjadi klaster ada satu klaster keluarga yang sangat besar yakni klaster keluarga di Kelurahan Kecamatan Bogor Barat, karena jumlah warga yang terkonfirmasi positif sudah 35 orang.

Bima Arya menyatakan dirinya sangat mengkhawatirkan adanya penularan COVID-19 di lingkungan keluarga dan pemukiman di Kota Bogor, karena munculnya klaster keluarga yang semakin dominan, terutama dalam dua pekan terakhir.

Menurut Bima, meningkatkan penularan COVID-19 dari klaster keluarga ini menunjukkan adanya pergeseran tren dari penularan “imported case” atau dari aktivitas warga Kota Bogor ke luar kota menjadi “local case” yakni penularan di lingkungan pemukiman dan keluarga.

Bima mengingatkan warga Kota Bogor setelah beraktivitas di luar rumah, apalagi yang bekerja di luar kota, setelah kembali ke rumah agar langsung mandi yang bersih dan mengganti pakaian yang bersih, sebelum melakukan kontak degan anggota keluarga yang lain.

“Kalau dalam sehari bisa sampai empat kali mandi, nggak apa-apa, tapi keluarga harus dijaga tetap sehat,” katanya, dilansir Antara.

Advertisement