
ACEH SELATAN – Warga Aceh Selatan akhirnya mengizinkan ratusan imigran rohingya yang terombang-ambing di perairan Aceh Selatan selama beberapa hari.
Sebanyak 150 imigran Rohingya tersebut rencananya akan dievakuasi ke daratan hari ini, Kamis (23/10), oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) yang difasilitasi pemerintah setempat.
“Berdasarkan hasil kesepakatan bersama masyarakat Labuhan Haji, UNHCR, IOM, Forkopimda Aceh Selatan, imigran Rohingya besok akan dievakuasi ke Terminal Tipe C Padang Bakau, Labuhan Haji,” ucap Yuhelmi, Perwakilan Pemkab Aceh Selatan, Rabu.
Yuhelmi menjelaskan masyarakat Aceh Selatan mengizinkan imigran Rohingya ditempatkan pada penampungan sementara. Namun, kata dia, masyarakat hanya membatasi paling lama tujuh hari.
Setelah tujuh hari, kata dia, imigran Rohingya itu aka dipindahkan ke tempat lain oleh pihak terkait.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Aceh, Joko Krisdiyanto, mengatakan kapal bermuatan imigran Rohingya masih terombang-ambing di perairan Aceh Selatan. Warga di sana menolak tamu tak diundang itu masuk ke kampung mereka.
Menurut Joko imigran Rohingya di kapal berkelir biru itu jumlahnya 157 orang. Enam lainnya sedang menjalani perawatan medis di darat, dan tiga orang meninggal yang ditemukan di sejumlah daerah pantai Labuhan Haji, Aceh Selatan.




