Warga Bekasi Keluhkan Semburan Lumpur Pertagas

Ilustrasi

BEKASI – Semburan lumpur akibat proyek pengeboran pemasangan pipa gas PT Pertamina Gas (Pertagas) Sejumlah dikeluhkan warga di Kampung Kebon Kelapa, Desa Segaramakmur, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, karena merusak rumah warga dan menggenangi jalan raya setempat.

“JIka dibilang menyengsarakan jelas, Mas, khususnya bagi warga yang rumahnya rusak dan juga menyemburkan lumpur dari lantainya. Dan terlepas dari mereka juga, ada sejumlah masyarakat lain yang biasa menggunakan jalan raya di lokasi pun merasakan dampak akibat lumpur menggenangi jalan tersebut,” jelas ketua RW 10, Diding, seperti diberitakan OKezone, Kamis (11/8/2016).

Menurut Diding, dampak genangan lumpur di jalan raya beberapa waktu lalu mengganggu warga sekitar karena merusak akses jalan utama. “Semburan lumpur yang keluar dari dalam tanah menyebabkan genangan lumpur di jalan itu sempat tidak bisa dilintasi warga kemarin itu, artinya dampaknya luas tidak hanya warga sekitar di wilayah tersebut,” ujarnya.

Tak ayal kecelakaan motor juga banyak terjadi karena licin. “Jadi setelah sempat tak bisa dilewati kendaraan, jalanan yang sempat tergenang lumpur pun sebabkan pengendara sepeda motor banyak yang jatuh karena sisa lumpur membuat jalan menjadi licin, pada Selasa kemarin,” katanya lagi.

Kini, warga hanya berharap ulang kejadian ini tidak terulang lagi, “Dampak dari kejadian karena kemarin tercatat diwilayah kami ada sebanyak 25 rumah warga yang menjadi korban akibat pengeboran pipa gas tersebut. Dengan rincian antara lain, 15 rumah warga yang terkena lumpur dan 10 rumah mengalami keretakan pada lantai rumahnya,” ungkap Ketua RT 3/8, Juroh.

Advertisement