Warga Kab Bandung di Teror Ajag, Tak Mempan dengan Golok

anjing
foto ilustrasi

JAKARTA – Dua bulan terakhir warga Desa Bunijaya, Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, resah dengan teror ajag atau anjing hutan serupa serigala.

Tokoh pemuda Bunijaya, Gungun Sujatmika mengatakan, ajag memiliki postur badan yang lebih besar daripada anjing pada umumnya. Rata-rata mereka memabunuh domba dan kambing warga yang berada di dalam kandang. Dari kesaksian pemilik ternak, menurut Gungun, hewan dengan nama latin Cuon alpinus itu beraksi diikuti sejumlah anjing lainnya.

“Di kampung saya, Legok Bolang, ada lebih dari empat ekor domba dimangsa. Ajagnya hanya satu yang galak, tapi diikuti oleh anjing kampung yang ukurannya lebih kecil, lebih dari enam,” kata Gungun seperti dilansir detikcom (9/1).

Menurutnya, mamalia tersebut merangsek masuk ke dalam kandang ternak melalui celah di antara tempat pakan. Dari semua kejadian itu, menurut Gugun ada kejanggalan.

“Kalau lapar ya mungkin sehari atau dua hari lah, kalau ini belum 24 jam di malam berikutnya terjadi lagi. Sering sekali, dan kadang tidak dimakan, hanya digigit saja atau dibunuh,” tutur Gungun.

Pernah warga melempari ‘serigala’ itu dengan golok, namun tak mempan. “Malah mental goloknya, dilempar lagi, meleset. Malah dinding bilik yang kena dan bolong,” ucapnya.

Hingga kini ‘serigala’ tersebut belum masih berkeliaran. Warga Bandung Barat diselimuti keresahan. “Kejadian ini meresahkan. Sudah puluhan ekor ternak yang dimangsa,” kata Gungun

Advertisement