Warga Keluhkan Debu di Area Pembersihan Lahan Bandara Kulon Progo

Ilustrasi pembuatan bandara Kulonprogo/ Tribunnews

KULON PROGO – Warga di sekitar area pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) mulai mengeluhkan banyaknya debu yang ditimbulkan dalam kegiatan land clearing atau pembersihan lahan.

Banyaknya debu yang sampai ke rumah warga dikhawatirkan akan mengganggu kesehatan. Seorang warga Glagah bernama Nanik Lestari mengaku tidak termasuk dalam daftar warga terdampak pembangunan NYIA.

Namun rumahnya terletak berdekatan dengan pagar pembatas pembangunan. Saat land clearing dimulai pada akhir pekan lalu, debu yang dihasilkan ternyata sampai ke lingkungan rumahnya.

“Itu baru dari sebelah timur. Nanti kalau sudah sampai sini [depan rumah], mungkin bakal lebih banyak,” kata Nanik, dikutip Solopos, Selasa (15/8/2017).

Nanik mengaku cemas jika kesehatan dia dan keluarganya bakal terganggu. Di sisi lain, dia juga memiliki usaha pengolahan bahan pangan. Dia jelas harus berusaha lebih keras agar produknya tidak tercemar debu sehingga bisa membahayakan konsumen.

Nanik berharap, pelaksana proyek setidaknya bisa berupaya mengurangi debu yang beterbangan, misalnya dengan penyiraman.

Sementara itu Project Manager Pembangunan NYIA PT Angkasa Pura I, Sujiastono menyebut keberadaan debu sebagai hal yang wajar pada setiap proyek pembangunan.

Pihaknya juga sudah mewanti-wanti mengenai ketidaknyamanan yang bakal dirasakan warga terdampak apabila pengerjaan fisik dimulai. Oleh karena itu, warga terdampak diharapkan segera pindah.

Sujiastono berharap pembangunan hunian relokasi bisa segera dirampungkan. Dia juga mengingatkan warga yang tidak mengikuti program relokasi untuk mengosongkan lahan secepatnya, mengingat pembayaran ganti rugi telah dilakukan sejak September 2016.

 

Advertisement