Warga Lebak Diminta Waspadai Cuaca Ekstrim

Ilustrasi

BANTEN-Cuaca ekstrem masih akan terjadi sampai pertengahan Oktober mendatang,termasuk di Banten.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, meminta warga mewaspadai cuaca ekstrim selama sepekan ke depan, karena khawatir menimbulkan bencana alam di daerah itu.

“Peringatan kewaspadaan itu guna mengurangi resiko pengurangan kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Kaprawi di Lebak, seperti dilansir Elshinta,Jumat (9/2)

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Serang, memperkirakan cuaca ekstrim akan melanda wilayah Lebak selama sepekan mendatang.

Saat ini, Kabupaten Lebak dipetakan sebagai daerah rawan banjir dan longsor. Sebab, daerah ini memiliki topografi perbukitan, pegunungan dan daerah aliran sungai.

Biasanya, cuaca ekstrim itu dapat menimbulkan bencana alam dan bisa menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan material infrastuktur.

Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan bahaya longsor dan banjir.

“Kami belum lama ini menerima laporan warga yang terkena bencana banjir dan longsor, namun tidak menimbulkan korban jiwa,” katanya

Menurut dia, saat ini, daerah rawan longsor dan banjir di Lebak tersebar di sembilan kecamatan karena lokasinya di perbukitan, pegunungan dan aliran sungai (DAS).

Kesembilan kecamatan itu adalah Lebak Gedong, Cibeber, Cipanas, Muncang, Sobang, Gunungkencana, Bojongmanik, Cimarga, dan Cigemblong.

“Kami selalu mengingatkan warga tetap waspada untuk menghindari jatuhnya korban jiwa,” katanya.

Selain itu juga relawan tangguh siap memberikan pelayanan kepada masyarakat jika terjadi bencana alam.

“Kami selalu siaga selama 24 jam dalam memberikan bantuan pertolongan kepada warga yang tertimpa musibah. Kami juga selalu menjalin komunikasi aktif baik dengan unsur desa, muspika, hingga tokoh masyarakat,” katanya.

Advertisement