Warga Malaka NTT Dikepung Banjir dan Terisolir akibat Jembatan Putus

ilustrasi Sisa-sisa lumpur akibat banjir bandang di Flores Timur masih menggenangi rumah warga/ foto: Antara

MALAKA –  Sejumlah warga Kabupaten Malaka, NTT,  terisolasi akibat jembatan putus di Malaka dan warga terpaksa menyelamatkan diri di atap rumah dan loteng.

“Mereka itu terjebak di tiga kecamatan yakni di Malaka Barat, Malaka Tengah dan Kecamatan Waeliman. Warga ada yang masih menyelematakan diri di atap rumah dan di loteng, ” kata Penjabat Bupati Malaka Viktor Manek saat dihubungi dari Kupang, Senin.

Ia mengatakan di Malaka Tengah, desa yang masih terisolir yakni desa Keilor Bahak, di kecamatan Malaka Barat desa Motaairn, lalu satu desa di kecamatan Weliman desa Orek Wodok.

Di Kecamatan Weliman sendiri, ujar dia, air masih tinggi yakni maksimal mencapai 1 meter karena memang curah hujan juga masih sangat tinggi di kabupaten itu.

Desa di Kecamatan Weliman itu juga ujar dia berada tepat di kali Benanain sehingga petugas evakuasi juga belum bisa turun ke lokasi untuk mengevakuasi warga tersebut.

“Tetapi mereka (tim TNI, Polri, dan SAR, red) tetap berusaha untuk menyelamatkan warga di tiga desa itu,” ujar dia, dikutip Antara.

 

 

Advertisement