Warga Miskin Purbalingga Sering Terima Rastra Tak Berkualitas, Bupati Surati Jokowi

ilustrasi/dok JPNN

PURBALINGGA – Bupati Purbalingga merasa perlu bersikap karena warga miskin di daerahnya sering mendapat beras sejahtera (rastra) yang tak layak pangan, sehingga ia pun menyurati Presiden Joko Widodo.

Surat tertanggal 3 Mei 2017 yang dibuatnya ditembuskan pada Ketua DPR RI, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Sosial, Direktur Utama Perum Bulog dan Gubernur Jawa Tengah, Bupati meminta agar kualitas raskin yang tadinya dipatok dengan kualitas medium, ditingkatkan menjadi kualitas premium.

Ia mengatakan dalam penyaluran raskin awal Mei 2017 ini, beras yang dibagikan pada warga miskin ternyata tidak sesuai dengan ketentuan beras medium. Dari laporan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pemkab, terdapat rastra yang kualitasnya jauh di bawah kualifikasi beras medium.

”Ada banyak warga miskin yang menerima beras sudah berbau apek dan warnanya kusam. Temuan tersebut hampir merata di seluruh kecamatan di Kabupaten Purbalingga. Tidak hanya di satu atau dua desa,” katanya, dilansir Republika.co.id, Senin (8/5/2017).

Usulan agar beras rastra yang tadinya berkualitas medium diganti dengan beras premium, sebenarnya pernah disampaikan sebelumnya oleh Bupati Tasdi pada pemerintah. Namun surat terdahulu belum mendapat tanggapan, sehingga kali ini dia usulkan lagi.

Bahkan dia menyatakan tidak menjadi masalah bila jatah rastra per keluarga miskin diturunkan dari 15 kg menjadi 10 kg. ”Kalau jatah raskin yang diterima setiap keluarga menjadi 10 kilogram, bagi saya tidak masalah. Yang penting, kualitas berasnya bagus. Tidak 15 kg, tapi kualitasnya buruk,” katanya.

Advertisement