SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi meminta warga untuk melaksanakan shalat minta hujan atau shalat Istisqa, guna mengkahiri masa kekeringan.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan, ada sebanyak 18 kecamatan yang melaporkan kekeringan, khususnya kesulitan air bersih. Wilayah tersebut, yakni Kecamatan Gunungguruh, Bantargadung, Warungkiara, Palabuhanratu, Cikakak, Simpenan, Cikembar, Cibadak, Parungkuda, Cicurug, Gegerbitung, dan Kalapanunggal.
Selain itu, Kecamatan Kabandungan, Waluran, Lengkong, Jampang Kulon, Jampang Tengah, dan Caringin. Lalu, lahan pertanian yang mengalami kekeringan di Kabupaten hingga akhir Agustus 2018 tercatat seluas 575 hektare dan 133 hektare di antaranya mengalami puso.
“Pada minggu lalu, bupati telah mengeluarkan instruksi bupati agar setiap wilayah melaksanakan shalat Istisqa,” ujar Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono kepada Republika.co.id, Kamis (30/8/2018).
Hasilnya, ungkap Adjo, di sejumlah titik Sukabumi ada yang sudah diguyur hujan. Meskipun intensitas hujan masih sedikit dan belum besar.
Adjo berharap hujan terus mengguyur wilayah Sukabumi. Namun, ia tidak berharap instensitas hujan langsung besar karena rawan terhadap bencana, terutama longsor.





