YOGYA – Suparno (74 tahun) seorang purnawirawan Polri yang berdomisili di sekitar bantaran Sungai Winongo wilayah Notoprajan, Ngampilan, Yogyakarta, Selasa (27/09/2016) pagi menemukan sesok bayi dalam kardus mengapung di sungai.
Saat itu Suparno tengah membersihkan halaman, ia melihat kardus warna cokelat yang mencurigakan tersangkut di tumpukan sampah sungai tersebut. Setelah dia hampiri, ia menemukan sosok bayi malang berjenis kelamin laki-laki berada di dalam kardus dan saat ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa. Diperkirakan bayi yang masih terlilit tali pusar ini, sengaja dibuang sesaat setelah dilahirkan.
Suparno melaporkan penemuannya kepada pengurus RT setempat, yang kemudian diteruskan ke Polsekta Ngampilan.
Kapolsekta Ngampilan, Kompol Kusila menegaskan, petugas langsung mengevakuasi bayi malang tersebut. Dari pemeriksaan yang dilakukan tim kesehatan, diduga bayi tersebut dibuang sesaat setelah dilahirkan dan telah beberapa jam terapung di sungai.
“Masih terdapat tali pusar dan bayi telah berada di sungai sekitar 24 jam sebelum penemuan. Saat ini bayi tersebut telah dibawa oleh tim kesehatan, sedangkan anggota kami tengah meminta keterangan para saksi untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut,” jelasnya seperti dikutip KBK dari KRJogja.





