SURIAH (KBK) – Lebih dari 280 orang tewas di Aleppo, sejak serangan dimulai Kamis (22/9/2016), setelah gencatan senjata berakhir.
“Selain tewas, sekitar 400 orang terluka – termasuk 61 anak-anak, ” kata relawan dokter tanpa batas di Suriah.
Serangan pemerintah Suriah berusaha untuk merebut kembali Aleppo, serangan didukung pasukan udara Rusia dan Iran. Serangan yang membombardir Aleppo membuat wilayah tersebut seperti dalam unggun api yang besar.
“Belum ada keganasan perang sebelumnya di Suriah, selain serangan ke Aleppo,” ungkap dokter tersebut.
Petugas penyelamat di Aleppo berjuang untuk membantu ratusan warga Suriah yang terluka, terperangkap dalam reruntuhan akibat serangan udara.
Hari ini, Selasa (27/9/2016) serangan pasukan Rusia ke Aleppo sudah memasuki hari kelima.
Dikutip dari Al Jazeera, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, yang berbasis di Inggris, mengatakan sedikitnya 12 orang, termasuk tiga anak-anak, tewas. Setelah puluhan serangan udara menghantam wilayah Aleppo Senin (26/9/2016).





