Warung Brebes Pesona Dua Putri, Tembokmu Tidak Hancur Karena Api

Warteg Pesona Dua Putri. foto: detik

JAKARTA – Ketika sang Khalik, Allah SWT sudah berkehendak maka Kun Fa Yakun, Jadilah maka terjadilah, apapun yang diiniginkan maka terjadi, masih dalam hitungan jari, di berita ramai diberitakan kebakaran di kawasan Simprug Golf II, Kebayoran Lama Jakarta Selatan yang menghanguskan 133 rumah milik atau 399 jiwa yang terdampak.

Namun ajaibnya kita, khususnya saya dibuat takjub dengan tidak terbakarnya warteg Pesona Dua Putri yang masih berdidi kokoh diantara reruntuhan bangunan yang luluh lantak hancur karena kebakaran, meskipun tembok kamar atas gosong sedikit serta ventilasi lantai bawah yang terbakar.

Si pemilik warteg, Sri Rohayati saat kejadian sedang tidak ada di lokasi karena beliau sedang pulang kampung ke daerahnya di Brebes. Dirinya hanya dikabari tentang kejadian kebakaran tersebut oleh Saini, penjaga warteg yang sedang melayani yang makan.

“Waktu itu sekitar pukul 10.00 lah, orang terus kok pada heboh. Pas saya lihat keluar ada kepulan asap dari belakang,” katanya.

Saya kemudian panik, bahkan saking paniknya itu pelanggan tidak sempet saya buatkan minum. Kemudian Saini langsung membangunkan ayahnya yang sedang tidur di kamar atas. Dengan cepat dirinya mengambil beberapa barang yang bisa diselamatkan seperti baju dan uang untuk dibawa keluar.

Seusai keluar dari warung, ada beberapa relawan yang mulai berdatangan dan membantu mengangkut barang yang masih bisa diselamatkan seperti kulkas, etalase warung dan penanak nasi.

Menurut Saini, saat itu suasana diwarnai kepanikan. Warga menyelamatkan diri dari kobaran api.

Ia bersama tiga anggota keluarganya langsung menyelamatkan diri ke tempat yang aman. Setelah beberapa lama seusai pendinginan api, betapa terkejutnya Saini melihat kondisi warung tempatnya berjualan masih utuh dan tidak habis terbakar seperti rumah lainnya. Terlihat kondisi bangunan, khususnya bagian depan warteg tidak terbakar.

Sering Bersedekah

Dalam video viral yang beredar, narasi dalam video menyebut warteg itu adalah warteg ‘Barokah’ karena sering memberikan makanan gratis setiap hari Jumat.

Penjaga warteg, Saeni membenarkan soal kegiatan membagi makanan tiap Jumat. Pada hari itu, pemilik warteg membagikan makanan kepada anak yatim, dan jemaah masjid di Pamulang, Tangerang Selatan.

“Jadi saya sedekahnya buat anak yatim doang. Sama jamaah masjid di Pamulang,” ucap Sri Rohayati.

Selain itu, pemilik warteg ini juga ikut tergabung didalam komunitas Pamulang dengan menjadi donatur, dimana dirinya kerap memberi sedekah berupa uang ketika memiliki rezeki lebih.

“Kalau saya jualan ada orang minta nasi saya kasih. Dia bayar saya tidak mau, malah saya tambahin uang,” tutur Sri.

Dengan aksi sosialnya yang kerap dilakukannya, Sri (41) wanita paruh baya ini tidak menampik bahwa dirinya sempat rugi, akan tetapi semua itu kembali kepada rezeki yang telah diatur Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Ya namanya orang jualan tetap ada ruginya. Cuma gimana lagi ya kita kan sama-sama manusia harus saling bantu,” sambungnya.