Waspada! Gelombang ke-3 Covid-19 Akhir Tahun

Cuaca buruk dibarengi pelonggaran prokes dan meningkatnya mobilitas warga di penghujung dan awal tahun baru nanti berpotensi memicu gelombang ke-3 serangan Covid-19. Tetap patuhi prokes, kebut vaksinasi dan terus lakukan testing dan tracing untuk menghindarinya.

LIBUR panjang Hari Natal dan akhir tahun serta perubahan iklim sekitar pergantian tahun nanti perlu diwaspadai kemungkinan serangan gelombang ke-3 Covid-19 yang penyebaran dan jumlah korban meninggal sejak sekitar awal September sudah turun drastis.

Menurut catatan pada hari Sabtu (9/10) angka penyebaran harian Covid-19 bertambah 1.167 kasus menjadi totalnya 4.227.038 kasus, yang meninggal 52 orang, total 142.612 orang dan yang sembuh 1.507 orang menjadi 4.059.207 orang.

Dibandingkan pada puncak serangan gelombang ke-2pada Juli lalu dengan pertambahan harian tertinggi yakni 56.757 kasus pada 15 Juli dan kematian tertingi 2.069 orang pada 27 Juli, angka penurunan pertambahan kasus harian dan jumlah korban meninggal kini jauh menurun.

“Para ahli memprediksi, ancaman serangan gelombang ke-3 Covid-19 bisa terjadi pada akhir tahun, “ kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito mengingatkan.

Momentum besar yakni Hari Natal dan Tahun Baru bisa memicu lonjakan penyebaran Covid-19 mengingat banyak warga yang beraktivitas di luar, berekreasi ke obyek-obyek wisata atau melakukan perjalanan ke luar kota.

Sementara di penghujung tahun 2021 dan awal 2022 juga berada di tengah musim penghujan yang sudah dawali mulai sekitar Oktober ini sehingga  berbagai penyakit termasuk Covid-19 mudah menyebar di bawah iklim atau cuaca buruk.

Namun demikian, Ganip meyakini bahwa potensi ancaman gelombang ketiga Covid-19 dapat dicegah jika semua pihak tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan vaksinasi terus dikebut hingga mencapai herd immunity, begitu pula dengan testing dan tracing.

Selain pelonggaran prokes seiring turunnya angka penyebaran dan jumlah pasien yang meninggal  akibat terpapar Covid-19, munculnya sejumlah varian baru akibat mutasi virus corona SARS-CoV-2 juga berpotensi memicu serangan gelombang ke-3.

Ratusan varian baru virus corona saat ini sudah menyebar, namun yang masuk dalam virus yang perlu diteliti (varian of interest) atau perlu diawasi (varian of concern) a.l Mu (F-1) asal Kolumbia, Delta (B1.617.2) dari India) , Beta (B1.351) asal Afsel, Gamma (P1) dan Zetta (P2) asal Brazil serta Alpha (B1.1.7) asal  Inggeris.

Namun dengan mematuhi prokes 3M, program vaksinasi, testing dan tracing terus dilakukan, diharapkan skenario terburuk yakni munculnya gelombang serangan ke-3 Covid diharapkan bisa diatasi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisement