Waspada! Hujan Lebat Sampai Pekan Depan

Cuaca ekstrim yang memicu bencana hydromateorologi terjadi di sejumlah wilayah di Jawa dan Sulawesi diprediksi sampai 15 Januari. Waspada!

BMKG mengingatkan, cuaca ekstrem berupa hujan lebat diperkirakan akan mngguyur Jabodetabek dan sejumlah wilayah di propinsi Sulawesi Selatan sampai pekan depan (15/1).

Dalam peringatan yang disampaikan BMKG Wilayah IV, Makassar (2/1) disebutkan, fenomena iklim ekstrem akan diperkirakan terjadi di Kab. Parepare, Soppeng, Bone, Pangkep, Maros,Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto dan Bantaeng.

Menurut Kepala BMKG Wilayah IV, Irwan Slamet, dinamik atmosir yang terjadi belakangan ini menunjukkan potensi peningkatan curah hujan di wilayah Sulsel.

Siklon tropis Ellie yang masih berada di Australia bagian barat, menurut Slamet,  meningkatkan kecepatan angin dan ketinggian di sepanjang gelombang laut menuju pusat  tekanan, sementara pertemuan arus angin di sekitar Sulsel menyebabkan penumpukan massa udara yang memicu pertumbuhan awan hujan.

Hujan dengan intensitas lebat cenderung turun pada waktu dini hari hingga pagi  di wilayah Barru, Pangkep, Maros, Takalar dan kota Makassar, sedangkan gelombang setinggi 2,5 sampai empat meter berpotensi terjadi di Selat Makasar bagian selatan, perairan barat dan timur Kep. Selayar, perairan Sabalana, L. Flores bagian utara, barat dan timur serta P. Bonerate-Kalaota bagian utara dan selatan.

Untuk mengantisipasi tingginya gelombang laut, Kepala Regional IV Pelindo Enriany Muis meminta pimpinan pelabuhan di seluruh wilayah regional IV yang tersebar di Sulawesi, Maluku, Papua dan Kalimantan untuk waspada.

Dalam beberapa hari ini, banjir rob merendam sejumlah wilayah di P. Jawa seperti  di pantai utara Jakarta, Semarang, Pekalongan dan Pati sehingga memaksa warganya mengungsi ke tempat aman.

Sementara Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto, (3/1) mengungkapkan, kondisi cuaca di wilayah Jakarta dan sekitarnya, normal yang terjadi di musim hujan umumnya, sementara puncak nya diperkirakan Januari ini.

Potensi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Jabodetabek  kemungkinan akan terjadi pada periode Januari-Februari, sementara hujan ringan akan turun selama periode  sampai 9 Januari.

Di Desa Rompegading, Kec. Cenrana, Kab. Maros terjadi tanah longsor (28/12), menewaskan Ilham (48) dan Rimang (80) serta 15 luka-luka, sementara empat korban lainnya yakni Dila (14), Emi (47), Adel (12) dan Celung (2) belum ditemukan.

Longsor yang terjadi setelah turun  hujan lebat di Desa Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kab. Sleman DI Yogyakarta  (2/1)  dilaporkan menewaskan dua warga dan melukai dua lainnya.

Waspada dan waspada!

 

 

 

 

Advertisement