SANAA—Yaman telah mempersiapkan rencana darurat guna melanjutkan perjuangan melawan kolera. Beberapa upaya itu adalah meningkatkan sistem sanitasi, dan menyediakan air bersih, serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai wabah itu.
Saat ini, jumlah korban meninggal akibat kolera naik jadi 1.940 dan kasus dugaan menjadi 463.000. “Kami memiliki rencana darurat nasional yang dipusatkan pada peningkatan pengawasan wabah, penyediaan tim reaksi luas dan obat yang diperlukan, dan pembukaan pusat perawatan di seluruh republik ini,” kata Abdulhakim Al-Kuhlani, Juru Bicara bagi Kementerian Kependudukan dan Kesehatan Masyarakat di Sanaa seperti dilansir Antara, Rabu (9/8/2017).
Sementara itu, juru bicara Kementerian Kesehatan itu di bawah pemerintah yang sah di Aden, Mohammed Mustafa Yasin, mengatakan rencana mereka dipusatkan pada kebersihan lingkungan hidup. “Berbagai upaya untuk mengendalikan kolera memerlukan kerja sama di kalangan semua sektor, seperti Kementerian Kesehatan, dana kebersihan, masyarakat sipil dan media,” Yassin menjelaskan, sebagaimana dikutip Xinhua.
“Kami juga melancarkan kegiatan pendidikan kesehatan dari-rumah-ke-rumah.”
Lebih dari satu juta anak yang menderita gizi buruk akut, termasuk hampir 200.000 menderita gizi buruk sangat akut, terjebak di daerah yang paling parah dilanda wabah kolera mematikan, demikian peringatan Save the Children pekan lalu. Antara





