Yuk, Cegah Kanker dengan CERDIK

Ilustrasi. (Foto: Pinterest/Freepik)

JAKARTA – Penyakit kanker setiap tahun menyebabkan 9,6 juta kematian di seluruh dunia dan merupakan permasalahan kesehatan yang bersifat global dan nasional.

Data Globocan tahun 2020 menunjukkan bahwa terdapat 396.914 kasus baru kanker di Indonesia, dengan 234.511 di antaranya mengakibatkan kematian.

Kanker payudara (65.858 kasus) dan kanker leher rahim (36.633 kasus) menjadi penyakit kanker yang paling umum pada perempuan, sementara kanker paru-paru (34.783 kasus) dan kanker kolorektal (34.189 kasus) paling banyak ditemukan pada lelaki.

Kementerian Kesehatan mencatat bahwa 30 hingga 50 persen kasus kanker dapat dicegah dengan menghindari faktor risiko dan mengadopsi perilaku CERDIK.

Yakni, Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dengan kalori seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres.

Ngabila Salama, seorang praktisi kesehatan masyarakat, menegaskan pentingnya CERDIK untuk mencegah kanker.

Ia menyarankan agar pemeriksaan kesehatan awal dilakukan di puskesmas dan fasilitas kesehatan lain, dengan pemeriksaan rutin setiap enam atau 12 bulan untuk mendeteksi kelainan dan masalah kesehatan.

Dengan menjalani pemeriksaan rutin, indikasi kanker dapat terdeteksi dan ditangani sejak dini.

Ngabila menambahkan, penanganan kanker bisa melibatkan pembedahan, radioterapi, dan kemoterapi.

Deteksi dini harus disertai dengan upaya pencegahan melalui gaya hidup sehat, seperti menghindari merokok, rutin berolahraga, mengelola stres, cukup istirahat, dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

“Jangan lupa untuk memperbanyak konsumsi sayur dan buah sehari-hari 3-5 porsi per hari,” tuturnya, dilansir dari Antara, Senin (5/2/2024).

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here