RIYADH – Sebanyak 1.000 orang dari keluarga martir Palestina akan mendapatkan kesempatan melakukan ibadah haji di Arab Saudi tahun ini, dalam Program Tamu Raja Saudi untuk Haji dan Umrah.
Raja Salman telah memerintahkan para pejabatnya untuk memberangkatkan mereka dan menyatakan Saudi siap menjadi tuan rumah penampung 1000 orang Palestina tersebut.
Menteri Urusan Dakwah dan Bimbingan Islam Arab Saudi, Sheikh Abdullatif Al-Asheikh, menyampaikan apresiasinya atas kebijakan Raja Salman.
“(Dia) menyampaikan penghormatan atas Sikap dermawan Raja Salman terhadap negara Palestina dan saudara-saudaranya,” tulisnya, dilansir Arab News.
Al-Asheikh menyatakan pihaknya segera menindaklanjuti proses perjalanan para calon jamaah haji Palestina melalui kedutaan besarnya di Mesir dan Yordania, dan menyelesaikan semua prosedur untuk perjalanan merekake Kerajaan Arab Saudi dengan penerbangan pribadi.





