1.705 Jiwa Terdampak Banjir Bandang Garut

Ilustrasi Banjir di Tarogong Garut Senin (5/6/2017) malam/ Fokus Jabar

GARUT – Berdasarkan data sementara yang diperoleh dari Kecamatan Tarogong Kidul, banjir bandang yang menerjang Kelurahan Sukagalih, Desa Mekargalih, Kelurahan Jayawaras dan Desa Tarogong, Garut pada Senin malam, jumlah warga terdampak adalah 1.705 jiwa dari 446 KK.

Sementara rumah rusak berat sebanyak dua unit, rusak sedang (2 unit  rumah) dan 419 rumah terendam air bah.

Camat Tarogong Kidul, Hj. Lilis Neti mengatakan, kerusakan sarana infrastruktur menerjang jembatan alternatif penghubung Desa Tarogong menuju Kelurahan Pataruman, Jalan Kalidung Bojongkaliki rusak berat.

TPT RW 10 jebol dan benteng STIE Yasa Anggana ambruk sepanjang 15 meter, benteng RW 14, Kelurahan Sukagalih  20 meter ambruk, benteng RW 11, Kelurahan Sukagalih (5 meter), TPT dan drainase Perum Rama Cipta Indah Kelurahan Jayawaras jebol sepanjang 30 m.

Drainase dan irigasi Perum Cijati Asri 2, Kelurahan Jayawaras jebol, drainase dan gorong-gorong Kampung Seni Baru, Kelurahan Jayawaras jebol, jembatan Cijendil dan TPT Kelurahan Jayawaras kondisinya rusak berat. Selain itu, Jalan Desa Kampung Tanjakan, Desa Mekargalih yang baru dibangun dari alokasi Dana Desa (DD) 2017 pun rusak parah.

Lahan pertanian di Blok Cigarukguk, Kampung Tanjakan, Daerah Irigasi Cilutung seluas  2 hektare sebelum dipanen rusak berat, lahan sawah blok Cilutung Desa Mekargalih 2 hektare sebelum dipanen terendam banjir.

Blok Pamoyanan Kelurahan Sukagalih seluas 1 hektare pascapanen terendam, blok Astana Hilir, Kelurahan Jayawaras seluas 0,2 ha pun terendam.” Data tersebut masih sementara. Petugas masih terus melakukan pendataan di setiap lokasi terdampak banjir bandang,” sebutnya, Rabu (7/6/2017), dikutip Fokusjabar.

Advertisement