1.853 Warga Aceh Utara Mengungsi akibat Banjir

Ilustrasi pengungsi banjir Aceh/ Ist

ACEH UTARA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara menyatakan sebanyak 1.853 jiwa mengungsi di dua titik pengungsian akibat banjir melanda daerah itu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Utara Murzani mengatakan meski banjir sudah surut tetapi 1.853 jiwa warga terdampak banjir masih mengungsi karena air menggenangi rumah mereka dengan ketinggian hingga 60 centimeter.

Sebelumnya, sejumlah desa di beberapa kecamatan di Kabupaten Aceh Utara dilanda banjir menyusul jebolnya tanggul Krueng (sungai) Pase akibat hujan lebat yang mengguyur di wilayah itu.

Murzani mengatakan warga terdampak banjir yang bertahan di pengungsian tersebut berasal beberapa desa di Kecamatan Samudera dan Kecamatan Geureudong Pase.

Adapun warga yang mengungsi tersebut yakni di Kecamatan Samudera di antaranya Desa Mancang dengan pengungsi sebanyak 380 kepala keluarga atau 1.200 jiwa. Dan Desa Tanjong Awe sebanyak 160 kepala keluarga atau 640 jiwa.

Sedangkan di Kecamatan Geureudong Pase, yakni Desa Dayah Seupeung terdiri tiga kepala keluarga atau 13 jiwa. Mereka mengungsi ke rumah kerabat, kata Murzani, seperti dikutip Antara.

 

Advertisement