Kasus Korupsi Eks Dirut Mencuat, Kebun Binatang Surabaya Tanggapi Soal Perawatan Satwa

JAKARTA, KBKNEWS.id – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kebun Binatang Surabaya (KBS) akan membuka informasi perawatan dan pemeliharaan satwa kepada publik menyusul mencuatnya kasus dugaan korupsi dana operasional dan pakan satwa yang menjerat mantan Direktur Utama KBS periode 2016-2024, Choirul Anwar.

Direktur Operasional dan Umum Perumda KBS, Nurika Widyasanti, menegaskan pihaknya berkomitmen menerapkan keterbukaan informasi terkait pengelolaan satwa.

Menurutnya, perawatan dilakukan melalui pendekatan emosional antara perawat dan satwa agar perubahan perilaku maupun kondisi kesehatan dapat terdeteksi sejak dini.

Nurika juga membantah anggapan bahwa kasus korupsi menyebabkan pengurangan pakan satwa. Ia memastikan pakan tetap diberikan secara rutin dua kali sehari sesuai spesies dan karakteristik masing-masing satwa.

Selain itu, foto-foto satwa kurus yang beredar di media sosial disebut merupakan dokumentasi lama sebelum KBS dikelola Pemerintah Kota Surabaya melalui Perusahaan Daerah Taman Satwa.

KBS memastikan seluruh satwa saat ini dalam kondisi sehat dan terus mendapat pemeliharaan, peningkatan kualitas kesehatan, serta enrichment untuk menjaga kesejahteraan fisik dan mental.

Sementara itu, kasus dugaan korupsi yang menjerat eks Dirut KBS masih diproses oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here