BANTEN – Sejak Minggu (10/7/2022) hingga hari kedua tasyrik (12/7/2022), tim monitor & evaluasi (monev) Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa melakukan monitoring pendampingan pemotongan serta distribusi hewan kurban di pelosok Povinsi Banten.
THK Dompet Dhuafa yang dilakukan di Banten menyembelih sebanyak 664 ekor domba/kambing (doka) dan 3 ekor sapi yang menyasar penerima manfaat sejumlah 10.631 warga dhuafa.
Tidak sendirian, Dompet Dhuafa cabang Banten bekerja sama dengan 63 mitra menuju 189 titik lokasi pendistribusian di seluruh Provinsi Banten, mulai dari Kabupaten Tangerang, Kabupaten Lebak, Pandeglang, Kabupaten Serang, Cilegon, bahkan hingga Kota Serang.
Hasil survey terbaru yang dikutip dari IDEAS tahun 2021, Pandeglang dan Lebak merupakan salah satu wilayah yang minim daging kurban atau defisit dengan kurang lebih angka defisit sebanyak 1.000 ton daging.
“Allhamdulillah, kami diberikan kelancaran dari proses persiapan hingga pelaksanaan hari raya idul kurban. pemotongan hewan, hingga pendistrinusian. Ini merupakan amanah dari para donatur Dompet Dhuafa untuk disebarkan ke berbagai wilayah 3T di Provinsi Banten. Salah satunya di Pandeglang dan Lebak yang kebutuhan daging kurban di sana sangat tinggi. Adapun mereka merasakan daging kurban hanya saat ada masyarakat setempat yang pergi berhaji,” ucap Syahrial Iqbal selaku Panitia Penanggung Jawab Distribusi Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa cabang Banten.
Ia menambahkan, tujuan utama adanya program Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa ini adalah agar daging kurban tidak menumpuk di perkotaan. Meski begitu, tetap ada titik-titik distribusi di wilayah perkotaan dan daerah-daerah penyangga kota. Salah satunya adalah daerah Curug dan Sukajaya – Banten yang merupakan perbatasan langsung Kota Serang. Meski dekat dengan kota, namun perkembangan dari sisi kemajuan infrastruktur masih cukup jauh tertinggal dari wilayah-wilayah yang ada di kota.
Salah satu penerima manfaat, nenek Sarminah (74) sore itu menyampaikan terima kasih serta doa untuk tim Dompet Dhuafa dan para pekurban.
“Terima kasih ya, Nenek teh bungah pisan (senang sekali) dapat daging kurban. Semoga pekurban teh sehat selalu, lancar rejekinya didoain ku nenek,” ucap nenek Sarminah, dilansir dompetdhuafa.org.





