110 Sekolah di Kota Bekasi Mulai Jalankan Pembelajaran Tatap Muka

Ilustrasi Mendikbud merencanakan pembukaan bertahap Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah mulai 1 Jan. 2021. Dipertanyakan, kesiapan prasarana di sekolah, guru, siswa dan murid, juga komitmen Pemda yang selama ini dinilai rendah terhadap pembangunan infrastruktur protokol kesehatan d sekolah.

BEKASI – Sebanyak 110 sekolah di tingkat SD dan SMP di Kota Bekasi, Jawa Barat mulai menjalankan pembelajaran tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah mengatakan lebih 100 sekolah yang diizinkan oleh Dinas Pendidikan Kota Bekasi terdiri atas 22 SM dan 88 SD dari sekolah negeri maupun swasta.

“Pembelajaran dimulai tiga rombongan belajar setiap sekolah, lalu terus ditambah hingga 50 persen jumlah ruang kelas yang ada,” kata Inayatullah dikutip dari Antara, Senin (22/3/2021).

“Sebanyak 110 sekolah yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka tapi yang hari ini langsung melaksanakan di SMPN 2 Kota Bekasi,” tambah dia.

Menurut dia pembelajaran secara tatap muka ini sebetulnya hanya persiapan sebab belajar daring masih menjadi pilihan utama sehingga persiapan tatap muka kali ini tidak melibatkan semua sekolah.

“Jadi dibagi dalam tiga rombongan belajar di setiap satu sekolah. Untuk satu rombel, hanya 18 murid. Sehingga tiga rombel dalam satu sekolah maka yang bisa menggelar tatap muka sebanyak 54 murid,” ungkap Inayatullah.

“Untuk teknisnya diserahkan kepada pihak sekolah karena pihak sekolah yang akan menyesuaikan masing-masing program pengajaran,” ucap dia lagi.

 

Advertisement