MOSUL – Pejabat Komite Internasional Palang Merah mengatakan jika 12Â warga kota Irak di Mosul dirawat karena luka dari serangan kimia pada pekan ini.
Organisasi untuk Pelarangan Senjata Kimia merilis sebuah pernyataan yang sama pada hari Minggu, bahwa sangat prihatin atas dugaan penggunaan senjata kimia di Mosul.
Dr. Lawan Miwan, kepala Rumah Sakit Darurat di Irbil, mengatakan kepada CNN rumah sakit memperlakukan dua kasus dengan gejala yang konsisten dengan paparan bahan kimia beracun.
Dua warga Mosul timur memberikan kesaksian bahwa ada bau “sesuatu yang aneh,” “seperti bahan kimia,” atau “mustard gas” menysul serangan mortir di Mosul timur pada Rabu dan Kamis. Penduduk mengatakan serangan datang di Sungai Tigris dari Mosul barat.
Sementara itu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)Â telah menanggapi penggunaan melaporkan agen senjata kimia di Mosul timur, dan mengaktifkan rencana tanggap darurat untuk mengobati orang-orang yang mungkin terkena bahan kimia sangat beracun.