147 Gempa Susulan di Lombok, Warga Dilarang Masuki Bangunan Runtuh

kerusakan gempa NTB/ Merdeka.com

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 147 gempa bumi susulan terjadi hingga Senin pukul 11.00 WIB di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono di Kantor BMKG, Jakarta, mengatakan 13 gempa susulan dirasakan.

BMKG mengimbau untuk tidak masuk ke dalam bangunan yang sudah rusak akibat gempa karena dikhawatirkan sewaktu-waktu mungkin dapat runtuh akibat gempa susulan.

“Kami mengimbau masyarakat tidak menempati rumah atau bangunan yang rusak,” lanjutnya.

 

Advertisement