17 Orang Masih Hilang, Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Bali Diperpanjang

JAKARTA, KBKNEWS.id – Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan Kesiapsiagaan Basarnas Ribut Eko Suyatno menyatakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan laut KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali kembali diperpanjang selama tujuh hari.

Dia menjelaskan, operasi SAR lanjutan akan disesuaikan sesuai kebutuhan dengan menggunakan kekuatan kewilayahan, yakni Kantor SAR Surabaya Jatim, Pos SAR Banyuwangi, jajaran TNI/Polri.

Dia menegaskan, sebagaimana dilansir Antara, apabila selama perpanjangan selama tujuh hari ke depan dengan pertimbangan lainnya akan terus bersinergi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Saat ini, Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan tengah mempersiapkan tim teknis untuk melaksanakan pengangkatan KMP Tunu Pratama Jaya setelah berhasil memvisualisasikan bangkai kapal dalam posisi terbalik di dasar laut Selat Bali.

Tim Unit Pencarian dan Pertolongan (SRU) laut melaksanakan operasi SAR bawah air dan mendapatkan visual posisi KMP Tunu di titik referensi delapan dengan kedalaman sekitar 49 meter dari permukaan.

Data Posko Operasi SAR dan Potensi SAR Gabungan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menyebutkan hingga Minggu, jumlah korban selamat tercatat 30 orang, 18 korban ditemukan meninggal (3 proses identifikasi) dan 17 korban lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here