PEKANBARU – Hingga Jumat (5/5/2017) malam 171 tahanan di Rumah Tahanan Kelas II B Sialang Bungkuk yang kabur berhasil ditangkap, namun kericuhan kembali terjadi di dalam penjara.
Kericuhan terjadi ketika para tahanan membakar benda di dalam dan juga melempar batu keluar pada Jumat malam.
“Ada mobil yang rusak dan tak bisa hidup di dalam dibakar oleh tahanan pada pukul 22.00 WIB,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, kepada Antara.
Akan tetapi menurutnya aksi bakar itu di tempat terbuka dan tidak berpengaruh terhadap blok tempat tahanan. Itu, kata dia merupakan resistensi resistensi para tahanan melihat adanya pihak kemanan yang masuk.
Tahanan yang isinya 1.800 itu juga terlihat ada titik kumpul massa di tengah-tengah. Sementara di luar empat satuan setingkat kompi terus berjaga. Diantaranya 2 SSK Brimob Polda Riau dan masing-masing 1 SSK dari Kepolisian Resor Pekanbaru dan Komando Resor Militer 031/Wirabima.
Akibat kondisi dalam rutan itu, pihak keamanan meminta masyarakat yang ramai menonton untuk menjauh. Karena memang ada beberapa lemparan yang sampai ke luar rutan.





