Setelah 20 jam, Balita Kembar Devina-Devani Berhasil Dipisahkan

Bayi kembar siam Devina Devani/ Merdeka.com

BANDUNG – Balita kembar siam dempet pinggang asal Kabupaten Sumedang, Devina-Devani yang berusia dua tahun akhirnya berhasil dipisahkan setelah tim dokter dari Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Hasan Sadikin Bandung melakukan operasi selama 20 jam.

“Satu atau dua hari pascaoperasi ini adalah masa kritisnya tapi alhamdulillah sudah berhasil dipisahkan. Operasinya pada Kamis (15/12) pagi dan tadi malam selesai pukul setengah dua,” kata  Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Hasan Sadikin Bandung, Nucky Nursjamsi Hidajat di Bandung, Jumat (16/12/2016).

dalam operasi pemisahan tersebut dikatakannya jika salah satu balita harus dibuatkan lubang anus/dubur buatan di perutnya karena balita kembar siam tersebut hanya memiliki satu lubang dubur.

Menurut dia, sebanyak 53 orang yang terdiri dari dokter dan tenaga perawat terlibat dalam operasi pemisahan balita kembar siam tersebut yang kondisinya cukup kompleks.

“Jadi sangat kompleks. Operasinya itu meliputi pemisahan kaki, paha kiri, turang pinggul. Usus bagian bawahnya, kantung kemih satu, anus satu. Sehingga bayi satu lagi kami buatkan lubang di dinding perut,” kata dia.

Sementara itu untuk biaya operasi, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi telah menggalang dana  dari  127 anggota legislatif untuk menyumbang sisa biaya operasi pemisahan Devina-Devani.

“Kemarin sudah beres dan pertama klaim BPJS Kesehatan untuk operasi ini sekitar Rp20 juta sementara pembiayaan sekitar di atas Rp500 juta karena operasinya cukup unik dan rumit,” katnya, dikutip dari Antara.

Advertisement