BANDUNG – Dua bangunan yang diidentifikasi menghalangi arus air di wilayah Pagarsih akan segera dibongkar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.
Pembongkaran pun akan dilakukan secepatnya setelah dilakukan koordinasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan.
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil menuturkan, pembongkaran tersebut dilakukan setelah tim ahli dari ITB menemukan fakta jika banjir di Pagarsih itu akibat dua bangunan yang menghalangi jalan air. Karena terhalang dua bangunan tersebut, arus air tersebut melompat ke badan jalan Pagarsih.
”Dalam waktu dekat, kita sudah identifikasi posisi bangunannya dan akan kita bongkar. Ada dua bangunan, yakni CV Siliwangi yang bangunannya terlalu bawah dan satu lagi di gang sereh. Dan ahli ITB menyebutkan jika dua bangunan itu berpengaruh besar pada banjir di Pagarsih,” terangnya, dilansir fokusjabar, Selasa (15/11/2016).
Pihaknya sudah menugaskan Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung serta aparat kecamatan untuk melakukan sosialisasi dan persiapan pembongkaran. Untuk itu,
pembongkaran yang dilakukan pun diyakini akan sangat besar.
“Kita akan membongkar dua bangunan itu dan meninggikannya jadi tidak menghalangi arus air,” tegasnya.





