317 Orang Tewas dalam Protes Anti Pemerintah di Nikaragua

Protes di Nikaragua tewaskan 300 orang lebih/ AP

NIKARAGUA –  Korban tewas dalam protes anti-pemerintah di Nikaragua selama lebih tiga bulan sebanyak 317, dan  23 anak dibawah umur dan 21 polisi termasuk yang tewas.

Organisasi Negara-Negara di Benua Amerika (OAS) mengatakan  kembali meminta pemerintah Nikaragua agar memenuhi kewajiban internasionalnya terkait hak asasi dan dan secara sungguh-sungguh menyelidiki setiap kejahatan ini.

OAS menambahkan banyak dari mereka yang ditangkap tidak diberitahu mengenai hak-hak mereka atau diberitahu tentang dakwaan terhadap mereka.

Protes dimulai April lalu ketika Presiden Daniel Ortega mengumumkan perubahan sistem pensiun yang populer di negara itu. Ia kemudian membatalkan rencananya, tetapi protes berlanjut, demikian pula tindakan keras pemerintah, yang menyebut jumlah korban tewas kurang dari 200.

Dihimpun VOA, Ortega menolak seruan gereja untuk berunding dengan oposisi dan menolak mengadakan pemilu lebih awal. Ia mengatakan, para demonstran adalah teroris dan menuduh mereka merencanakan kudeta.

Amerika memberlakukan sanksi dan pembatasan visa terhadap pejabat-pejabat Nikaragua yang dikatakan bertanggungjawab atas kekerasan itu dan memperingatkan, kemungkinan akan ada sanksi lagi.

Advertisement