YERUSALEM – Presiden Palestina Mahmoud Abbas menanggapi pidato Menlu AS John Kerry di Washington pada hari Rabu (28/12/20160 yang mengatakan ia yakin perdamaian Palestina dengan Israel dapat dicapai.
Meski yakin perdamaian akan dicapai, namun Kerry menegaskan harus terus menuntut bahwa bangunan pemukiman Israel harus berhenti sebelum perundingan dimulai kembali.
Sementara itu tanggapan Abbas disampaikan Kepala perunding Palestina Saeb Erekat bahwa Abbas juga menegaskan kembali komitmen penuh untuk perdamaian yang adil sebagai pilihan strategis.
Abbas menambahkan harapannya dalam perdamaian yang dapat dicapai diantara keduanya, “Pemerintah Israel setuju untuk menghentikan semua kegiatan permukiman, termasuk di Yerusalem Timur, dan setuju untuk menerapkan … kesepakatan yang ditandatangani, kepemimpinan Palestina siap untuk melanjutkan perundingan status permanen atas dasar internasional hukum”, tegasnya, seperti dikutip dari Jerusslaem Post.
Diketahui pidato Kerry di Washington DC dilakukan beberapa hari setelah AS memutuskan untuk menjauhkan diri dari suara PBB untuk menghentikan semua kegiatan permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur.





