GAZA – Sedikitnya 44 warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan tentara Israel pada hari Jumat (26/1/2018) di Tepi Barat yang diduduki.
Palang Merah Palestina mengatakan, sebagaimana dilansir Anadolu, Sabtu (27/1/2018), insiden tersebut terjadi di kota Yerikho di Tepi Barat ketika pasukan Israel menggunakan peluru karet dan gas air mata untuk membubarkan belasan orang Palestina yang memprotes keputusan AS di Yerusalem.
Wilayah Palestina tetap tegang sejak 6 Desember, ketika Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, membuat kutukan dari seluruh dunia Arab dan Muslim.
Sejak itu, setidaknya 19 warga Palestina telah menjadi martir dan ribuan lainnya terluka dalam bentrokan sengit dengan pasukan Israel di Tepi Barat, Yerusalem Timur dan Jalur Gaza.





