
BENI (KBK) – Sedikitnya 45 orang ditemukan tewas dalam pembantaian yang dilakukan Sabtu malam (13/8/2016) di Kota Beni sebelah utara Propinsi North Kivu, Republik Demokratik Kongo.
Walikota Kota Nyonyi Bwanakawa menyampaikan informasi itu, Ahad (14/8/2016).
Menurut walikota, para penyerang menyerbu Desa Rwangoma di pinggiran kota dan membunuh warga sipil.
Presiden Kabila yang tinggal di provinsi North Kivu, mengatakan kepada pers bahwa tindakan ini adalah murni terorisme.
“Pembantaian teroris terjadi sama dengan halnya di Mali, Prancis, Somalia dan sudut dunia lain,” kata Joseph Kabila di Goma.
Pasukan Sekutu Demokratik, kelompok bersenjata asal Uganda mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, menurut juru bicara tentara Mak Hazukay.
Seperti diberitakan Xinhua, lebih dari seribu orang telah dibantai di Propinsi North Kivu sejak tahun lalu.



