5 Program Unggulan Dompet Dhuafa di Ramadan 1447 H

JAKARTA, KBKNews.id – Dompet Dhuafa kembali menegaskan komitmennya dalam menebar kebaikan di bulan suci dengan meluncurkan lima program unggulan Ramadan 1447 H. Program-program ini dirancang untuk menyentuh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pemudik hingga pelaku UMKM di daerah pascabencana.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya masif lembaga untuk memastikan manfaat zakat, infak, dan sedekah tersalurkan secara optimal dan tepat sasaran.

Program unggulan pertama yang menjadi sorotan adalah Mudik Kalcer, yang akan memberangkatkan sekitar 750 pemudik menggunakan 15 armada bus menuju Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung. Ketua Ramadan Dompet Dhuafa Sulistiqomah memberikan penekanan khusus pada program ini.

“Kami ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi saudara-saudara kita untuk merajut kembali tali silaturahmi di kampung halaman setelah berjuang di perantauan,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).

Selanjutnya, terdapat program Ber-Ojol (Bantu Usaha dan Perawat Motor Ojek Online) yang menyasar para pengemudi ojek daring. Dompet Dhuafa memberikan bantuan berupa servis kendaraan dan dukungan modal usaha agar mereka tetap produktif.

Program ini lahir dari kesadaran bahwa para pengemudi ojol adalah pejuang keluarga yang mobilitasnya sangat tinggi selama Ramadan, sehingga kondisi kendaraan yang prima menjadi kunci keselamatan dan kelancaran rezeki mereka.

Sektor ekonomi mikro juga diperkuat melalui program Borong Dagangan Saudaramu. Selama 30 hari penuh, Dompet Dhuafa akan memborong dagangan para pedagang kecil setiap harinya untuk menjaga perputaran ekonomi di tingkat bawah. “Aksi borong ini bukan sekadar bantuan finansial, tapi bentuk apresiasi dan suntikan semangat bagi para pedagang kecil agar mereka merasa tidak berjuang sendirian di tengah kenaikan harga bahan pokok,” jelasnya.

Kepedulian terhadap anak yatim tetap menjadi prioritas melalui program Remember (Ramadan Memberi Berkah). Berkolaborasi dengan BPJI dan Ancol, program ini menargetkan penyantunan bagi 2.000 anak yatim, termasuk kegiatan “Belanja Bareng Yatim”. Pengalaman ini dirancang untuk memberikan keceriaan dan kemandirian bagi anak-anak yatim dalam memilih kebutuhan Lebaran mereka sendiri, layaknya anak-anak pada umumnya.

Dalam aspek kewajiban agama, Dompet Dhuafa mengusung program Tebar Zakat Fitrah dengan mengalokasikan 10 ton beras khusus untuk daerah terdampak bencana. Hal ini memastikan masyarakat di wilayah krisis tetap dapat memenuhi kewajiban agama dan kebutuhan pangan mereka. Distribusi dilakukan secara presisi agar zakat yang ditunaikan para muzzaki benar-benar menjangkau mereka yang berada di titik tersulit.

Tak kalah krusial, program Recovery Sumatera hadir sebagai langkah jangka panjang untuk memulihkan wilayah terdampak bencana melalui pembangunan 1.000 unit Huntara, renovasi sekolah, hingga sumur wakaf. Program ini juga menyasar pemulihan ekonomi melalui pemberian modal usaha bagi pelaku UMKM setempat. Fokus pembangunan ini bertujuan agar masyarakat Sumatera dapat bangkit lebih kuat dan mandiri secara ekonomi pasca-masa darurat.

Melalui sinergi pilar pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan dakwah, Dompet Dhuafa berharap Ramadan 1447 H menjadi momentum penyucian hati yang nyata. Seluruh inisiatif ini diharapkan mampu menciptakan dampak luas yang berkelanjutan bagi kaum dhuafa. Dengan dukungan masyarakat, Dompet Dhuafa optimis bahwa gerakan kebaikan ini akan memperkokoh solidaritas kemanusiaan di seluruh penjuru negeri.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here