510 Orang di Spanyol Meninggal akibat Gelombang Panas

foto ilustrasi

MADRID – Gelombang panas Spanyol dilaporkan Kementerian Kesehatan negara tersebut telah membuatĀ  510 orang meninggal.

Selama sepekan terakhir, termometer air raksa mencatat suhu hingga 45 derajat Celcius di beberapa wilayah negara itu.

Kematian tersebut dilaporkan antara 10 hingga 16 Juli oleh Institut Kesehatan Carlos III (Carlos III Health Institute/ISCIII) yang merupakan bagian dari kementerian kesehatan dan Sabtu (16/7) menjadi hari paling mematikan hingga saat ini dengan 150 korban.

Menurut Sistem Pemantauan Kematian Harian (Monitorization of Daily Mortality/MoMo) ISCIII, jumlah kematian terkait panas meningkat tajam seiring dengan meningkatnya gelombang panas.

ISCIII mengatakan, sebagaimana dilansir Xinhua, jumlah kematian meningkat empat kali lipat dari 15 menjadi 60 hanya dalam empat hari, dari 10 hingga 13 Juli. Angka itu kemudian melonjak lebih jauh menjadi 93 pada Kamis (14/7) dan 123 pada Jumat (15/7), sebelum mencapai puncaknya dengan 150 kematian pada Sabtu

 

Advertisement