9.081 Rumah di Kupang Rusak akibat Siklon Seroja

Ilustrasi Desa Nelemadika, Kec. Ile Bolang, Kab. Flores Timur rata dengan tanah diterjang banjir bandang dan longsor (4/4). Lebih 150 orang tewas akibat bencana banajir bandang, longsor dan Topan Seroja yang melanda NTB (2/4) dan Flores Timur, NTT (4/4)

KUPANG – Pemerintah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur menyebutkan 9.081 unit rumah di wilayahnya rusak akibat badai seroja dan kerugian mencapai Rp1,3 triliun.

Ketua Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Kupang, Obet Laha mengatakan kerusakan terdiri dari rusak ringan 5.027 unit, rusak sedang 2.026 unit dan rusak berat 2.028 unit.

Selain itu menurut dia, terdapat kerusakan pada sektor infrastruktur berupa jalan sepanjang 304 km dan tujuh unit jembatan yang ambruk akibat terjangan banjir bandang.

Menurut Obet Laha kerusakan juga terjadi pada sumber daya air berupa tiga unit embung rusak berat, 88 unit bendungan, sedangkan jaringan perpipaan yang mengalami kerusakan akibat badai siklon tropis seroja mencapai 11.666 meter.

Ia juga menambahkan dampak kerusakan badai siklon tropis Seroja juga terjadi juga pada sektor kesehatan berupa rusaknya 32 unit layanan kesehatan, sedang fasilitas keagamaan yang rusak sebanyak 15 unit dan 124 unit sekolah juga rusak akibat terjangan badai seroja.

Obet Laha mengatakan, pemerintah Kabupaten Kupang sudah melakukan validasi terhadap 5.197 unit rumah penduduk di Kabupaten Kupang untuk mendapat bantuan dari BNPB, demikian dilansir Antara.

Advertisement