900 Warga Bima Masih Mengungsi

Aksi Layan Sehat (ALS) untuk korban banjir Bima terus dilaksanakan Relawan Kesehatan Dompet Dhuafa. Foto:Salim

BIMA – 900 warga Bima hingga kini masih mengungsi akibat bencana banjir bandang yang menerjang Kota Bima dan sekitarnya pada 21 Desember 2016 lalu.

Pemerintah Kota Bima mencatat ratusan korban itu tersebar di sembilan titik posko pengungsian. Mereka juga akan mendapat bantuan dari Kementerian Sosial.

“Akan ada bantuan dari Kemensos yang akan didistribusikan hari ini  berupa makanan kalengan, perlengkapan selimut, dan lain-lain,” kata Plt Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima Syahrial Nuryadi, di Mataram, Rabu (4/1/2016), dikutip dari Republika.co.id.

Pihaknya juga akan melakukan pengecekan kebutuhan di tiap posko pengungsian, serta melakukan koordinasi dengan klaster logistik untuk pemenuhan kebutuhan tersebut. Menurutnya, stok kebutuhan pokok masih mencukupi.

Kondisi itu terlihat dari mulai berkurangnya pengambilan logistik di posko utama sehingga sejumlah dapur umum ditutup. Kendati begitu, koordinasi terus dilakukan terkait kebutuhan pengungsi, termasuk dengan camat dan lurah setempat. Selain itu, pihaknya juga terus memberikan pelayanan bagi warga yang datang meminta bantuan ke posko utama.

 

Advertisement