
JAKARTA (KBK) – Guna mencetak 200 cabang di berbagai daerah, Dompet Dhuafa optimalkan LAZ lokal. Menurut Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa Imam Rulyawan MARS langkah menghadirkan ruang kolaborasi ini dengan menjadikan LAZ di daerah menjadi ujung tombak.
Ada pun program yang bakal digulirkan dalam memperkuat 200 cabang tersebut adalah mengoptimalkan potensi LAZ di daerah. Program akan disesuaikan dengan kearifan lokal setempat.
“Kami tidak mengakuisisi LAZ tersebut. Kami Dompet Dhuafa memberikan edukasi dal bentuk Mitra Mandiri Zakat,” terang Imam dalam acara launching 200 cabang di Jakarta (30/10).
Para pihak yang tergabung dalam 200 Zona Layanan, tentu memiliki keunggulan spesifik masing-masing. Maka perluasan jaringan memungkinkan bagi Dompet Dhuafa untuk memiliki variasi dan kekayaan dalam metode pengelolaan baku mengatasi permasalahan kemiskinan. Langkah tersebut kata Imam turut menumbuhkan poIa-pola di masyarakat dalam mengatasi kemiskinanan.
“Semangat kolaborasi 200 Zona Layanan selain dalam intervensi problematika kemiskinan, juga menguatkan Iembaga Iain untuk bertumbuh membantu sesama,” ujarnya.
Setalah hadirnya 200 Zona Layanan baru, tentu Dompet Dhuafa juga berharap bahwa mekanisme perluasan dapat berlangsung secara periodik setiap tahun. Karena dalam konteks ini, Dompet Dhuafa membawa semangat besar value untuk tumbuh bersama.




