JERUSALEM—Bentrokan kembali terjadi antara Polisi Israel dengan warga Palestina. Dilaporan Xinhua, sedikitnya 10 warga sipil terluka dan 1 orang tewas.
Bentrokan terjadi di kamp pengungsi di Tepi Barat Senin (29/2) malam waktu setempat. Seorang juru bicara militer Israel mengatakan, bentrokan terjadi setelah sebuah jip Polisi Perbatasan Israel memasuki kamp. Militer mengklaim, mereka mendapat serangan lebih dulu dari warga setempat.
Sementara menurut media Israel, dua polisi itu tersesat dan akhirnya masuk kamp pengungsi. Setelah mendapat serangan, jumlah pasukan yang lebih besar datang ke kamp tersebut untuk menyelamatkan rekan mereka.
“Pasukan Israel melepaskan tembakan ke arah perusuh,” demikian juru bicara itu mengatakan, seperti dikutip Xinhua, Selasa (1/3/2015). Ia menambahkan, lima anggota pasukan Israel terluka dalam insiden berdarah tersebut.
Sementara itu, korban tewas di pihak Palestina diketahui bernama Eyad Omar Sajadieh. “Seorang mahasiswa berusia 22 tahun ditembak mati,” demikian keterangan Bulan Sabit Merah Palestina.
Insiden kekerasan ini adalah yang terbaru dalam lima bulan konflik Palestina. Setidaknya 170 warga Palestina dan 28 orang Israel tewas sejak Oktober tahun lalu.




