LIBYA – Kelompok Tentara Nasional Libya (LNA) meluncurkan serangan udara dan menghantam sebuah pabrik biskuit di Wadi el-Rabie, Tripoli, Libya, dan menewaskan tujuh orang pekerja.
Tujuh korban terdiri dari lima orang Bangladesh dan dua orang Libya. Juru bicara Kementerian Kesehatan, Malek Merset, menyatakan kepada Associated Press, Selasa (19/11/2019), bahwa serangan tersebut juga melukai 33 orang pekerja lain yang sebagian besar berasal dari Nigeria dan Bangladesh.
Serangan itu dikategorikan sebagai kejahatan perang, dan telah dilaporkan ke PBB. “Terlepas dari apakah serangan itu sengaja dilakukan pada pabrik tersebut atau merupakan serangan yang tidak pandang bulu, ini mungkin bisa disebut sebagai kejahatan perang,” kata Salame.
Menurutnya, berdasarkan laporan yang sudah ddikirim, PBB kini tengah melakukan proses verifikasi terhadap fakta-fakta tersebut.





