Pembersihan Material Banjir Bandang di Agam Masih Belum Tuntas

Ilustrasi Pemberishan material banjir bandang di Agam masih dilakukan pada Jumat (22/11/2019)/ Antara

AGAM – Pembersihan material banjir bandang di Galapuang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, masih dilakukan sejumlah personil gabungan pada Jumat (22/11/2019)

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Muhammad Lutfi AR di Lubukbasung,  mengatakan personel gabungan itu berasal dari BPBD, BPBD Provinsi, Dinas Sosial, Satpol PP Damkar, Kodim 0304 Agam, Polres Agam, PMI, Baznas, Senkom dan lainnya.

“Pembersihan material juga menggunakan alat berat jenis ekskavator milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Agam,” katanya didampingi anggota Pusdalop BPBD Agam, Lukman.

Ia mengatakan, personel dan alat berat itu melanjutkan untuk membuang material yang menimbun badan jalan menghubungkan Muko-muko ke Sungai Batang dengan panjang 200 meter dan tinggi tiga sampai empat meter.

Pada Kamis (21/11/2019), tambahnya, pembersihan itu dihentikan mengingat kondisi cuaca. “Kita mengupayakan material itu bisa dibersihkan hari ini sehingga arus lalulintas menjadi lancar,” katanya.

Selain itu membersihkan material yang masuk ke 12 unit rumah warga, satu unit masjid dan MDA.

Sementara itu, Ketua Senkom Agam, Mizen menambahkan pihaknya mengerahkan 16 anggota untuk membantu dalam membersihkan material di rumah korban banjir.

“Kita membersihkan material sesuai arahan dari BPBD setempat dan anggota yang diturunkan itu sudah terlatih,” katanya, dilansir Antara.

Ia menambahkan, ini bentuk kepedulian Senkom Agam dalam membantu korban banjir bandang.

Selama ini, Senkom Agam ikut andil dalam membantu korban longsor, banjir, mencari orang hilang dan lainnya.

 

Advertisement