Lima Hari Hilang Dihempas Badai, 10 Nelayan KMP Mitra Utama Belum Ditemukan

Ilustrasi/ tempo.co

PADANG – Sebanyak 10 Anak Buah Kapal (ABK) KMP Mitra Utama masih hilang sejak terhempas badai pada  Rabu (29/1/2020) di perbatasan Indrapura dengan Kabupaten Muko Muko, Bengkulu.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ikut membantu pencarian dengan menggunakan helikopter, “Kami upayakan segala cara untuk membantu pencarian. Selain melibatkan tim gabungan, kita juga kirimkan helikopter bantuan BNPB yang baru sampai di Sumbar,” kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit di Padang, Senin (2/2/2020).

Ia mengatakan pada pencarian hari pertama menggunakan helikopter, tim menyisir perairan Pesisir Selatan hingga perbatasan Bengkulu, terus ke pulau-pulau mendekati Mentawai. Namun belum ditemukan perkembangan baru.

“Kami akan kerahkan kembali helikopter jika ada perkembangan informasi baru yang perlu ditindaklanjuti segera,” kata Nasrul, dikutip Antara.

Sementara itu pencarian pada hari ke-lima dilanjutkan melibat kan Tim SAR dari Mentawai dan Padang serta dibantu sejumlah kapal nelayan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar Rumainur menyebut lima hari pencarian, sejumlah dokumen dan peralatan kapal ditemukan oleh kapal bagan Chaniago di arah Bengkulu.

Namun setelah Tim SAR turun ke lokasi, belum ditemukan tanda-tanda korban yang hilang.

Advertisement