Pasca Pengumuman Trump, Israel Mulai Revisi Peta Tepi Barat untuk Klaim Sejumlah Wilayah

Ilustrasi pemukiman Israel di Tepi Barat/ IST

TEPI BARAT – Perdana Menteri Israel mengatakan pemerintahnya mulai merevisi peta Tepi Barat dan memasukkan sejumlah wilayah yang dianeksasi, setelah Presiden AS Donald Trump merilis “kesepakatan” untuk mengakhiri konflik Israel-Palestina.

Harian Yedioth Ahronoth melaporkan, Benjamin Netanyahu mengatakan wilayah dalam peta baru itu akan menjadi kedaulatan Israel, termasuk permukiman ilegal di Tepi Barat dan wilayah Agvar.

Namun juru bicara Otoritas Palestina, Nabil Labu Ruedina, mengatakan peta Palestina yang diakui secara global, sesuai resolusi PBB.

“Kami tak akan terkait dengan peta lain,” kata dia dan menunjukkan peta Palestina yang berlaku saat ini bertanggal 4 Juni 1967, dengan ibukota Yerusalem Timur.

Dilansir Anadolu, Ruedina mengatakan itu satu-satunya peta yang akan memberikan stabilitas dan perdamaian di kawasan dan dunia.

 

Advertisement