BEKASI – Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja menetapkan status tanggap darurat banjir di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat setelah genangan air meluas hingga ke-20 kecamatan.
Dia mengakatan banjir telah merendam hampir sebagian besar wilayah Kabupaten Bekasi. “Menurut laporan BPBD tercatat sekitar 20 kecamatan yang wilayahnya terendam banjir. Dan setelah meninjau wilayah bersama muspida didampingi dinas dan instansi terkait, kondisi banjir di Kabupaten Bekasi sudah begitu massif,” kata Eka saat meninjau kondisi banjir di Kelurahan Jatimulya Kecamatan Tambun Selatan.
Dia menambahkan, setelah dilakukan rapat koordinasi dengan muspida, dirinya tingkatkan status di Kabupaten Bekasi dari siaga darurat bencana banjir menjadi status tanggap darurat banjir mulai Selasa hingga tujuh hari ke depan.
Dengan status tersebut, Eka menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk terjun ke lapangan guna membantu warga terdampak banjir.
“Saya sudah perintahkan jajaran BPBD, Damkar, Dinas Sosial, aparatur kecamatan, kelurahan, sampai desa segera melakukan langkah-langkah cepat guna mengevakuasi warga yang tempat tinggalnya terendam banjir cukup parah,” jelasnya.
Sejumlah langkah juga telah dilakukan mulai dari evakuasi hingga penyaluran bantuan kepada warga yang membutuhkan.
“Pendirian dapur umum dan penyaluran bantuan berupa makanan dan pakaian sudah dilakukan sejak kemarin. Semoga kondisi ini tidak berlangsung lama dan banjir segera surut,” harap dia.





